Penyaringan untuk Kebijakan Plagiarisme
Journal of Tropical Agricultural Innovation (JTAI) berkomitmen untuk menjaga integritas ilmiah dan kualitas publikasi. Oleh karena itu, semua naskah yang masuk akan melalui proses skrining plagiarisme sebelum diterima untuk ditinjau secara peer review.
1. Proses Skrining
-
Setiap naskah yang dikirim ke JTAI akan diperiksa menggunakan alat deteksi plagiarisme yang diakui secara internasional (misalnya Turnitin, iThenticate, atau sistem lain yang setara).
-
Naskah dengan tingkat kemiripan (similarity index) yang tinggi akan ditinjau lebih lanjut oleh editor untuk menentukan apakah plagiarisme terjadi.
2. Standar Toleransi
-
Similaritas ≤ 20% dianggap aman jika mengutip sumber dengan benar.
-
Similaritas 21–30% akan ditinjau secara hati-hati oleh editor, dan penulis mungkin diminta untuk memperbaiki kutipan atau parafrase.
-
Similaritas > 30% dapat mengakibatkan penolakan naskah tanpa proses peer review lebih lanjut, kecuali terdapat justifikasi yang sah.
3. Tindakan Terhadap Pelanggaran
Jika ditemukan plagiarisme:
-
Penulis akan diberikan peringatan resmi dan kesempatan untuk memperbaiki naskah (untuk kasus ringan);
-
Untuk plagiarisme serius atau pengulangan, naskah akan ditolak secara permanen, dan penulis dapat dilarang mengirimkan naskah di masa mendatang;
-
Informasi tentang pelanggaran serius dapat dilaporkan ke institusi penulis jika perlu.
4. Tanggung Jawab Penulis
-
Penulis bertanggung jawab penuh atas orisinalitas naskahnya.
-
Semua kutipan, parafrase, atau penggunaan data pihak ketiga harus disebutkan dengan jelas.
-
Penulis harus memastikan bahwa naskah belum pernah diterbitkan di jurnal atau media lain (menghindari self-plagiarism).
Dengan kebijakan ini, JTAI menegaskan komitmennya terhadap kejujuran akademik, integritas ilmiah, dan kualitas publikasi yang dapat dipercaya.